Spotify Menurut Saya...

Image
Saya sudah kenal musik dari jaman SD. Ayah saya suka dengan musik, jadi musik selalu hadir di hari-hari saya. Dulu masih menggunakan kaset, lalu berkembang ke CD, ada variannya VCD, DVD, dan yang bajakan melalui MP3 pun banyak. Perkembangan pemutar musik pun ikut berubah. Dari yang awalnya radio-tape, lalu Walkman, MP3 player, iPod, dan sekarang banyak disematkan aplikasi pemutar musik di ponsel yang kita gunakan. Karenanya, dulu setiap berangkat atau pulang kerja, musik selalu menemani saya selama perjalanan. Karena dulu saya pengguna angkutan umum, sehingga musik menjadi teman perjalanan saya.

Sekarang ini selain pemutar musik yang disematkan di ponsel, yang mana kita harus memasukkan lagu-lagu andalan kita ke ponsel, muncul aplikasi pemutar musik yang memiliki beragam lagu secara daring alias online dan kita bisa langsung mendengarkannya dengan bantuan koneksi internet. Sebut saja aplikasi Joox, Spotify, Apple Music,  Deezer, dan masih banyak lainnya. Namun dari beragam macam aplik…

Lihat Instagram

Ramainya Poligami

Munculnya pengakuan yang jujur dari dai kondang Aa Gym alias Abdullah Gymnastiar (mengenai pernikahan keduanya) membuat masyarakat Indonesia, khususnya yang mengidolakan dai tersebut, merasa kecewa atas keputusan beliau. Yaitu keputusan untuk berpoligami.

Poligami memang menjadi hal yang tidak begitu disukai masyarakat Indonesia, khususnya kaum hawa, walaupun dari agama diperbolehkan dengan syarat-syarat, dan UU Indonesia memperbolehkan (juga dengan syarat). Tak ayal, poligami (bisa) dianggap sebagai "menduakan cinta".

Akibat dari pengakuan tersebut, kini banyak bermunculan pro dan kontra akan keputusan yang diambil Aa Gym untuk berpoligami. Aa Gym pun menyadari akan konsekuensi dari keputusannya tersebut. Oleh karena itu, Aa Gym pun meminta maaf kepada masyarakat atas keputusan tersebut yang membuat banyak orang kecewa. Dan Aa Gym tetap berharap, bahwa hikmah dari keputusan beliau untuk berpoligami dapat terlihat 1 atau 2 tahun kedepan.

Sedangkan dari Pemerintah sendiri, mengumumkan akan merevisi UU yang sudah ada mengenai Pernikahan dan Perceraian. Dan UU tersebut menyangkut urusan poligami, yang tadinya hanya untuk kalangan TNI dan PNS, nantinya akan ditujukan untuk semua kalangan masyarakat.

Namun begitu, saya yakin, Aa Gym memiliki pemikiran dan rencana sendiri atas keputusan yang telah beliau ambil. Dan saya hanya bisa berdoa dan memberikan dukungan moril kepada keluarga Aa Gym agar dapat menghadapi "perlakuan" masyarakat dengan sabar dan ikhlas. Saya percaya bahwa Aa Gym dapat membina keluarga yang Sakinah, Mawadah, Wa Rahmah, walaupun berpoligami. Amin.

14:23 06/12/2006

Comments

Popular posts from this blog

Kartu Member

Modus Penipuan Pembeli Online

Body Art