Posts

Showing posts with the label copet

Ngomongin Copet Yuk?!

Image
Sebelumnya saya pernah nulis mengenai pengamatan saya akan copet di bus kota Jakarta. Duh, gak disangka gak diduga, kemarin sore, saya dua kali hampir akan jadi korban pencopetan. Bersyukur, Allah masih sayang sama saya. Jadinya, saya berhasil menyelamatkan diri dari tindakan pencopetan tersebut. Ceritanya berawal ketika saya mau buka puasa di rumah Bibi di Rawamangun. Karena terlalu sore, jadi saya sedikit bergegas untuk menaiki mikrolet walaupun sudah penuh. Seperti biasa, ponsel saya di simpan di saku celana. Karena demam Facebook -an, jadi saya pun melanjutkan aktifitas tersebut yg sebelumnya terhenti karena harus naik mikrolet. Hm... Ketika ponsel dikeluarkan, ada gelagat gak enak nih. Orang di belakang saya jadi mencondongkan badannya ke depan, terus waktu saya perhatiin, badannya kembali ke posisi awal. Terus, ada juga orang yg dengan 'baik' menawarkan untuk masuk lebih ke dalam, karena saya berdiri di depan pintu persis. Tapi saya gak menggubris penawaran tersebut. Cuk...

Kok Bisa (Terulang Lagi)

Image
Nampaknya hari ini saya harus bersyukur sekali, karena ponsel kesayangan saya tidak berhasil dijarah orang. Setelah sebelumnya juga pernah mengalami hal yg sama walau tidak separah sebelumnya. Ceritanya berawal ketika mikrolet 07 arah Semper-Senen yg saya naiki mulai penuh penumpang. Lalu ketika melewati Mall Artha Gading dan bersiap turun, ketika beranjak menuju pintu, ada seorang yg lagi berdiri nanya, "Kelapa Gading ya?" Dengan biasa saya jawab "Gak, ini komplek." Eh, ada 2 orang lagi yg ngerubungi saya. Seperti dandanan pencopet lain, tas backpack di depan badan padahal untuk menutupi tangan mereka, mereka mulai 'menjamah' saya. Merasa dikerubungi tidak semestinya, saya teriak dan mendorong para pencopet, serasa bilang "Apaan sih?" Akhirnya mereka mulai berpencar kembali, dan ketika di pintu, saya masih melihat satu pencopet yg masih mencoba untuk mengambil ponsel saya. Saya lihat mukanya, tangannya langsung masuk kembali ke posisi normal sebe...

Eh, ketemu lagi...

Hari ini saya masuk kerja shift pagi. Kali ini ada yg berbeda dengan perjalanan saya, karena mesti berangkat 30 menit lebih awal. Hal ini gak lain dan gak bukan jam masuk kerja saya dimajukan 30 menit lebih awal. Jadilah saya naik bus 43 jurusan Tanjung Priok jam 6.30an. Eh, gak disangka, ga diduga, karena saya harus bertemu lagi dengan yg namanya pencopet. Entah karena kejar setoran atau emang jam kerjanya sepagi itu, copet ternyata sudah berkeliaran di dalam bus. Kalau dari hasil pengamatan sih tuh copet ada empat orang. Begonya saya, saya malah diem diantara keempat copet itu. Untung aja, saya gak lagi bawa barang berharga di celana. Kalau bawa dan keliatan ama tuh copet, bisa-bisa tragedi di bus dulu bisa terulang kembali. Semoga aja para penumpang bus pada waspada dan selalu dilindungi oleh Yang Maha Kuasa, sehingga gak ada yg kecopetan. Amien.

(Sok) Jadi Detektif

Beberapa bulan terakhir ini, rasa-rasanya keamanan di dalam bus umum dirasa semakin tidak nyaman. Bukan karena selalu berdesak-desakan di kala jam sibuk (walau memang ini hal yg membuat tidak nyaman naik bus umum), tapi karena banyaknya copet atau maling atau orang yg suka mengambil barang orang lain di dalam bus. Khususnya di dalam bus yg sering saya naiki, yaitu bus No. 43, jurusan Cawang-Tanjung Priok. Di dalam bus yg diimpor dari Jepang ini (walau orang lebih senang menyebut bus Cina), sebenernya setiap aksi pencopetan selalu ada yg mengetahui atau setidak-tidaknya ada yg mencurigai bahwa ada copet. Cuma sayangnya, para penumpang bus takut apabila secara terang-terangan mengatakan adanya copet, walau kadang ada juga yg memberi sinyal dengan gerakan untuk pindah tempat berdiri agar tidak dicopet. Yang pasti, dari sekian banyak copet yg pernah saya liat, ada beberapa gaya berpakaian dan ada beberapa kebiasaan si copet yg sering dilakukan saat beraksi. Ciri-ciri umum fisiknya, berjeni...

Himbauan Langsung...

Image
Waktu aku jalan-jalan di Sukabumi kemaren, ada satu gang yg aku lewati bikin aku tertarik. Kenapa? Karena di gang itu ada himbauan langsung ke para pengguna jalan, agar berhati-hati ketika melewati gang tersebut yg katanya banyak copet/pemalak. Coba liat nih... Mudah-mudahan aja, dengan adanya himbauan tersebut, si pemalak bisa malu dan taubat jadi ga demen malak lagi. Amien...