Posts

Showing posts with the label bus

Ngomongin Copet Yuk?!

Image
Sebelumnya saya pernah nulis mengenai pengamatan saya akan copet di bus kota Jakarta. Duh, gak disangka gak diduga, kemarin sore, saya dua kali hampir akan jadi korban pencopetan. Bersyukur, Allah masih sayang sama saya. Jadinya, saya berhasil menyelamatkan diri dari tindakan pencopetan tersebut. Ceritanya berawal ketika saya mau buka puasa di rumah Bibi di Rawamangun. Karena terlalu sore, jadi saya sedikit bergegas untuk menaiki mikrolet walaupun sudah penuh. Seperti biasa, ponsel saya di simpan di saku celana. Karena demam Facebook -an, jadi saya pun melanjutkan aktifitas tersebut yg sebelumnya terhenti karena harus naik mikrolet. Hm... Ketika ponsel dikeluarkan, ada gelagat gak enak nih. Orang di belakang saya jadi mencondongkan badannya ke depan, terus waktu saya perhatiin, badannya kembali ke posisi awal. Terus, ada juga orang yg dengan 'baik' menawarkan untuk masuk lebih ke dalam, karena saya berdiri di depan pintu persis. Tapi saya gak menggubris penawaran tersebut. Cuk...

Holiday Trip: Malasnya Mudik

Image
Day #1 / 10 Mei 2009 Saya mengambil jatah cuti kerja saya mulai hari Minggu tanggal 10 Mei lalu. Sedari awal memang niat mau beres-beres dulu di kosan, dan menunggu teman yg akan maen ke Sukabumi, ternyata malah menjadi hari yg malas. Sekitar pukul 9 pagi sempetin jadi babu, terus malah dapat kabar dari temen gak bakal jadi ikut ke Sukabumi, jadinya siang itu saya habiskan waktu jalan-jalan ke ITC Cempaka Mas, lalu ke Mall Artha Gading. Pulang sampe kosan sekitar pukul 7 malam, dan males ngelakuin apa-apa. Sekitar pukul 10 malam, baru menyempatkan diri untuk membereskan segala perlengkapan yg diperlukan untuk mudik ke Sukabumi. Sekitar pukul 11 malam, ada telepon dari temen kosan yg ngajakin nongkrong di PTT, Priok. Awalnya sih pengen ikut, tapi karena suasana hati tidak menentu, jadilah memilih untuk diem di kosan dan tidur! Baru tengah malemnya temen kosan saya pulang bareng 2 temen, dan tidurpun berlanjut! Day #2 / 11 Mei 2009 Sekitar pukul 6 pagi sudah mulai bangun, dan masih aja m...

Coklat Cap Ayam Jago

Image
Selama perjalanan saya ke Sukabumi kali ini, ada satu hal yg membuat saya bisa tersenyum (kecil), karena selama beberapa hari ini saya dilanda rasa kecewa. Halah, lebai... He he he... Mau tau apa yg bikin saya tersenyum? Sebelum saya kasih tahu apa yg membuat saya tersenyum, mari kita mundur ke masa tahun 90-an. Di masa tahun 90-an, dimana saya masih sekolah dasar, masih banyak makanan murah meriah dan banyak disukai orang. Tapi, tidak semuanya bisa bertahan sampai saat ini, karena kemungkinan gulung tikar di akhir 90-an, atau karena memang tidak dapat bersaing dengan pemain baru. Dan tanpa diduga sewaktu di daerah Cicurug, ada tukang dagang asongan lagi obral Coklat Cap Ayam Jago. Cuma Rp 2000, untuk 3 buah coklat yg masing-masing punya berat 17 gram. Pernah dengar makanan itu? Coklat batang, gepeng, berbalut kertas putih dan bergambar ayam? Sebelum Silverqueen tenar, coklat cap Ayam Jago itu boleh dibilang sebagai coklat rakyat, karena harga dan rasanya. Rasanya menurut saya cuku...

Hari Kelima: Pulang Kota

Image
Liburan #5 20 Januari 2009 Berniat pulang pagi, malah gak bisa. Ngantuk pisan, terus hawa dingin di tempat teman saya itu bikin saya pengennya bermalas-malasan. He he he... Sekitar pukul 10 siang, saya baru bisa beranjak dari rumah temen saya itu. Tapi tidak langsung pulang, karena (lagi-lagi) mesti menemui teman yg jarang ketemu, dan juga sekalian mengambil CD kumpulan lagu Anggun yg saya minta. Jadi seneng. Selesai itu, saya langsung pulang ke rumah orang tua dan tiba sekitar waktu Dzuhur. Hujan yg membasahi Sukabumi, membuat saya mesti menunggu hujan berhenti agar bisa kembali beraktifitas. Bukan aktifitas garis keras, melainkan aktifitas untuk kembali ke kehidupan normal. Alias back to Jakarta. Tapi apa daya, jam 4 sore hujan masih saya membasahi Sukabumi, jadilah saya minta Kakak kedua saya untuk menjemput dan mengantar saya ke terminal. Tiga puluh menit kemudian Kakak saya datang. Dan lagi-lagi saya ditawari untuk mengendarai si Piglet, motor matic Kymco Kakak saya yg memang dibe...

Hari Pertama: Hujan dan Kawan

Liburan #1 16 Januari 2009 Kota Jakarta masih dilanda cuaca tidak menentu. Sehabis dua hari sebelumnya, hujan terus-terusan yg membuat air menggenang dimana-mana dan mengakibatkan banjir. Pagi ini hujan juga turun cukup deras -walau hanya untuk beberapa menit- tapi cukup membuat Jakarta menjadi kota yg dingin. Gara-gara cuaca dingin dan hujan tadi, saya jadi agak malas-malasan pagi itu. Padahal, jadwal saya hari itu adalah pulang kampung, ke Sukabumi. Ya, karena libur dan disusul cuti selama 4 hari, jadi saya gak mau menyia-nyiakan waktu saya untuk pulang kampung. Sampai di UKI, tempat saya naik bus jurusan Sukabumi, sekitar pukul 7.20, tapi busnya cari penumpang dulu, jadilah sekitar 20 atau 30 menit kemudian bus baru melaju dan tiba di Sukabumi dengan selamat sekitar pukul 11.00 siang. Sambil menunggu dijemput Kakak saya, saya asyik ngobrol via telpon dengan teman di Jakarta. Kebetulan saya menggunakan operator GSM Yang Baik dan baru ada sinyal di Sukabumi, jadi saya puas-puasin tel...

Jalan-jalan ke JakBar (Part 4: Epilog)

Ada epilognya boleh kan? Selesai itu, saya sempatkan mampir di Hero untuk membeli kebutuhan saya selama sebulan ini. Bukan makanan atau camilan, tapi perangkat kesehatan (begitu saya mengucapkan daripada perangkat 'dandan'. He he...) Ups, lagi-lagi saya mendebet uang saya lebih dari rencana. Ah biarlah, nanti itung-itungannya di rumah. Mengingat waktu memang sudah malam, saya bergegas untuk pulang mencari bus 213 arah Kampung Melayu-Grogol. Cukup lama. Tapi bersyukur dapat tempat duduk. Ada dua kejadian seru di bus tsb. Pertama, adu balap sama-sama bus 213 di sepanjang Sudirman karena rebutan penumpang. Saking sewotnya supir bus yg saya tumpangi, tanpa ragu-ragu dia memberhentikan bus tsb di tengah jalan membuat jalan agak macet ditambah suara klakson tidak henti-hentinya, lalu dia mendatangi supir bus lain yg sama-sama bertrayek 213. Semua orang yg duduk di bus menoleh ke belakang, ke arah si sopir pergi. Seru juga nih, beruntung hal ini tidak berlangsung lama. Kalau lama, bis...

Tempat Pemberhentian Bus

Image
Semenjak saya tinggal di Jakarta pertengahan tahun lalu, saya mulai terusik oleh pemberhentian bus umum. Kenapa? Seperti halnya bus Busway yang sudah ada di Jakarta, bus-bus umum lainnya yg melayani trayek dalam kota, memiliki tempat pemberhentiannya sendiri, walau kadang tanpa ada halte sebagai penanda tempat pemberhentian bus tersebut.   Mau bukti? Coba kalau kamu sering naik bus PPD 43 yg trayeknya Cililitan ke Tanjung Priok (PP), pasti bakalan gampang menebak tempat pemberhentiannya. Kebetulan bus ini yg saya tumpangi tiap hari kalau berangkat kerja dari Utan Kayu, Rawamangun ke Kelapa Gading. Berikut tempat pemberhentiannya:   (Awalnya Cililitan) - Baru/Jl Tirta Sari - Utan Kayu/Rawamangun - (kadang perempatan Pramuka) - Rawasari (lampu merah dan halte) - Depang - Pulomas - Kampus - Pacuan Kuda - Rumah Sakit - Pengadilan - Carrefour - ITC - Honda - Kodamar - Baru - Komplek - PLN - Arta Gading - dan selanjutnya sampai Tanjung Priok.   Kalau kamu pernah naik Metromin...

Telat, Polisi, & Anak Sekolah

Kemarin, Rabu 16 Juli 2008, aku baru pulang dari Sukabumi. Lumayan liburan sehari (tanggal 15 Juli) buat ketemu keluarga dan untuk tau informasi terbaru apa aja dengan keluarga. Halah... Yang pasti, seneng aja bisa ketemu orang tua, dan kakak-kakakku yg di Sukabumi. Kembali ke awal cerita, aku kembali ke Jakarta pagi-pagi. Rencana mau berangkat jam 6 pagi, karena lupa bilang bangunin ke Mama aku, jadinya aku dibangunin jam 6.15 dan baru bisa berangkat jam 7.00. Aku sebenernya sih bete juga telat bangun, takut gak sampe di Jakarta sesuai jadwal. Soalnya aku harus berangkat kerja jam 13.00. Sampe terminal sekitar jam 7.20-an, trus beli oleh-oleh dan pesenan sebentar, ada bus yg langsung berangkat ke UKI aku langsung naik dan jam 7.41 perjalanan ke Jakarta dimulai. Seperti biasanya, kalo aku berangkat pagi, perjalanan ke Jakarta seperti perjalanan Sukabumi-Bandung pulang-pergi. Kenapa? Soalnya jarang yg berangkat ke Jakarta jam-jam segitu, jadinya supir dan kenek pada cari penumpang denga...

(Sok) Jadi Detektif

Beberapa bulan terakhir ini, rasa-rasanya keamanan di dalam bus umum dirasa semakin tidak nyaman. Bukan karena selalu berdesak-desakan di kala jam sibuk (walau memang ini hal yg membuat tidak nyaman naik bus umum), tapi karena banyaknya copet atau maling atau orang yg suka mengambil barang orang lain di dalam bus. Khususnya di dalam bus yg sering saya naiki, yaitu bus No. 43, jurusan Cawang-Tanjung Priok. Di dalam bus yg diimpor dari Jepang ini (walau orang lebih senang menyebut bus Cina), sebenernya setiap aksi pencopetan selalu ada yg mengetahui atau setidak-tidaknya ada yg mencurigai bahwa ada copet. Cuma sayangnya, para penumpang bus takut apabila secara terang-terangan mengatakan adanya copet, walau kadang ada juga yg memberi sinyal dengan gerakan untuk pindah tempat berdiri agar tidak dicopet. Yang pasti, dari sekian banyak copet yg pernah saya liat, ada beberapa gaya berpakaian dan ada beberapa kebiasaan si copet yg sering dilakukan saat beraksi. Ciri-ciri umum fisiknya, berjeni...

Perjalanan Malam

Image
Untuk ke2 klinya, aku plg ke Sukabumi dgn prjalanan malam. Maksudna, brgkat selesai magrib. Ngebuat perjalanan yg dgin, tp asik suasana mlamna. Perjalanan gak trlalu mcet, tp krna malam biasana supir lbh bnyak ngebut.. ;p Sebenernya, klo ga perlu2 bget, aku jga ga mau plg mlem. Bruntung plg kali ini aku bsa dpt du2k. Dan yg buat aku heran, koq ada aja pengamen atau tkang jualan yg te2p ada di bis malam... Perjalana malam yg ckup tenang, dingin, dan cepat... [Gambar dari http://www.spatrans.com/suryaputra_02.htm]

Alhamdulillah...!!!

Aku skrg lg otw kerja. Sbnernya deg2an bgt tkut ksiangan. Skrg dah jam8pg lbii dhpku. Tp ada yg lbh deg2an lg yg buat Aku brsyukur bgt. Pas mau trun dr bis pindah ke mikrolet, sku clana jeansku disatroni tgn usil. Hampir ja hpku ini msh bsa kupertahankan. Aku cma bsa ngedumel aja pas hpku dah aku pgang. Bruntung aku dah liat si tgan usil, jd ntar klo ktmu dia lg bsa lbh ati2. Stelah itu aku cma bsa bersyukur. ALHAMDULILLAH!