Kebakaran yg terjadi di tempat kos teman saya itu, lagi-lagi membuat saya merasa seperti orang lain yg lebih baik. Halah! Tapi memang benar. Dengan kejadian itu, saya merasa menjadi orang yg sangat diperlukan. Saya merasa menjadi sahabat yg baik karena bersedia membantu temen saya di kala susah dan tentu saja di saat bahagia (seperti beberapa menit sebelum kebakaran itu terjadi). Malam itu sebenarnya kita sudah bisa menyelamatkan semua barang-barang pada pukul 10 malam. Tapi karena bingung akan kemana kita pergi dan menggunakan apa, jadilah cukup lama kita mengambil kesimpulan untuk ke kosan lama mereka di Cempaka Putih. Dan pindah-pindah dadakan itu baru selesai sekitar hampir jam 12 malam! Karena besoknya saya harus masuk pagi, saya terpaksa untuk pulang, sama seperti teman yg satunya. Walau sempat disuruh beristirahat bersama saja, tetap saya tidak bisa karena harus pulang. Lagian saya yakin mereka (temen saya yg terkena bencana kebakaran) memerlukan istirahat yg lebih tenang daripa...