Hujan, Tahun Baru, Terik Matahari

Tahun 2007 sudah berada di belakang kita. Dan sekarang, tahun yang baru, 2008 sudah mulai kita jalani. Kita harus siap merubah segala sikap kita yang kurang baik di tahun 2007 dan segera merubah sikap tersebut di tahun yang baru, 2008. Semoga segala resolusi kamu untuk tahun 2008 bisa sukses total!!!

Akhir Desember 2007 lalu, cuaca Jakarta lebih sering diguyur siraman air hujan. Tiap hari, pasti hujan. Sampai di penghujung pergantian tahun baru pun, hujan mengguyur kota Jakarta. Namun, antusiasme warga Jakarta untuk memeriahkan malam tahun baru masih sangat besar, terbukti dengan banyaknya warga yang turun ke jalan raya, atau ke tempat rekreasi yang menyediakan berbagai hiburan pergantian tahun.

Kalau saya sendiri lebih memilih untuk tidur saja. Selain karena besoknya mesti masuk kerja shift pagi, juga karena cuaca Jakarta pada akhir tahun 2007 itu agak dingin. Saya yang asli warga Sukabumi yang notabene memang sudah dingin, mengakui juga suhu Jakarta yg berubah menjadi dingin. Bisa jadi karena pengaruh hujan? Who knows...

Dan setelah tahun baru berlalu, kini Jakarta tampaknya kembali seperti dulu lagi, dimana panas terik mataharinya sangat menyengat. Terasa panas sekali... Tapi mau berkata apa, memang Jakarta memiliki polusi udara yg sudah cukup mengkhawatirkan. Dan dari dulu, Jakarta memang dikenal sebagai kota yg cukup panas karena aktifitas kendaraan, tingkat kepadatan penduduk yg tinggi, dan bla bla bla...

Terserah cuaca Jakarta akan seperti apa, yg pastinya, tetap semangat di tahun 2008 agar menjadi manusia yg lebih baik dan bisa lebih happy ketimbang tahun sebelumnya ya. Happy New Year 2008!!!

[Foto dari www.geofflawrence.com]

Comments

Popular posts from this blog

Kartu Member

Modus Penipuan Pembeli Online

Yang Beda di Pemilu 2019