Spotify Menurut Saya...

Image
Saya sudah kenal musik dari jaman SD. Ayah saya suka dengan musik, jadi musik selalu hadir di hari-hari saya. Dulu masih menggunakan kaset, lalu berkembang ke CD, ada variannya VCD, DVD, dan yang bajakan melalui MP3 pun banyak. Perkembangan pemutar musik pun ikut berubah. Dari yang awalnya radio-tape, lalu Walkman, MP3 player, iPod, dan sekarang banyak disematkan aplikasi pemutar musik di ponsel yang kita gunakan. Karenanya, dulu setiap berangkat atau pulang kerja, musik selalu menemani saya selama perjalanan. Karena dulu saya pengguna angkutan umum, sehingga musik menjadi teman perjalanan saya.

Sekarang ini selain pemutar musik yang disematkan di ponsel, yang mana kita harus memasukkan lagu-lagu andalan kita ke ponsel, muncul aplikasi pemutar musik yang memiliki beragam lagu secara daring alias online dan kita bisa langsung mendengarkannya dengan bantuan koneksi internet. Sebut saja aplikasi Joox, Spotify, Apple Music,  Deezer, dan masih banyak lainnya. Namun dari beragam macam aplik…

Lihat Instagram

Ulasan: Sony SmartWatch


Produsen: Sony Mobile
Tipe: SmartWatch (MN2SW)
Harga: IDR 1.999.000,-
Rating: 8/10


Apa yang ada di pikiran kamu kalau saya bilang jam tangan dengan merek Sony? Sebuah TV, kamera, perekam video, pemutar musik, atau ponsel? Pasti akan terbesit salah satu dari apa yang sudah saya sebut tadi. Karena Sony memang salah satu produsen elektronik yang sangat terkenal. Dan beberapa diantaranya menjadi pelopor di eranya. Sebut saja Walkman, alat pemutar kaset, CD, hingga akhirnya menjadi pemutar file audio.

Apa itu Sony SmartWatch?
Sony SmartWatch sendiri sebenarnya adalah aksesori ponsel yang berfungsi layaknya jam tangan. Namun sesuai namanya, Sony SmartWatch tidak saja hanya berfungsi sebagai jam tangan, namun bisa digunakan sebagai alat notifikasi dari ponsel Android dengan teknologi Bluetooth. Ketika terkoneksi dengan ponsel Android, Sony SmartWatch ini dapat menampilkan secara langsung pesan yang masuk ke ponsel Android kamu, menampilkan pembaharuan status Facebook atau Twitter, panggilan masuk, hingga menampilkan slideshow album foto kita.

 
Dua jenis tampilan jam pada Sony SmartWatch, dari total sepuluh yang disediakan.


Spesifikasi
Ukurannya terbilang pas di tangan orang dewasa atau anak-anak (tapi mungkin akan terlalu kecil buat kamu yang berbadan sedikit besar). Memiliki dimensi 36 x 36 x 8 mm dan berat sebesar 41,5 gram (unit dan tali jam). Tampilan layarnya OLED berwarna yang multisentuh dengan resolusi 128 x 128 pixels dan berplatform Android. Untuk koneksi dengan ponsel kamu, Sony SmartWatch dilengkapi dengan Bluetooth versi 3.0.


Dengan desain kotak dan sudut membulat, Sony SmartWatch menggunakan material alumunium dan plastik. Dilengkapi dengan klip dibaliknya, sehingga kalau bosan digunakan sebagai jam tangan, bisa diselipkan di baju atau tempat lainnya. Sony SmartWatch pun didesain untuk tahan air dan debu.

Kinerja
Nampaknya Sony SmartWatch ini cocok buat kamu yang kerjanya di bagian frontliner, karena biasanya tidak diperbolehkan untuk menggunakan ponsel di depan customer. Dengan adanya Sony SmartWatch, kamu bisa langsung membaca pesan, Email, menerima atau menolak telepon, mengetahui update terbaru dari Facebook atau Twitter, sampai melihat jadwal agenda kamu tanpa harus mengeluarkan ponsel Android kamu. Kalau memerlukan jawaban langsung, kamu bisa balas pesan tersebut dengan beberapa pilihan pesan singkat yang sudah ditentukan.

 
Bisa membaca pesan Gmail atau melihat prakiraan cuaca langsung dari tangan melalui Sony SmartWatch.


Sony SmartWatch ini juga bisa digunakan sebagai pengendali pemutar musik ponsel Android kamu. Atau unduh aplikasi cuaca sampai fitnes, agar kamu tetap terhubung dengan mudah.

Tampilan mode jam pada Sony SmartWatch awalnya hanya 3, yaitu analog, digital besar, dan digital kecil. Namun dengan dukungan aplikasi SmartWatch terbaru (versi 1.3.28), kini sudah bertambah 7 pilihan mode jam. Lebih segar dan tidak biasa.

Untuk penggunaan aktif menggunakan Bluetooth yang terkoneksi, Sony SmartWatch hanya bisa bertahan 1 hari dengan waktu isi ulang baterai hingga 2 jam. Namun jika hanya penggunaan untuk mode jam tangan tanpa terkoneksi ke Bluetooth, Sony SmartWatch bisa bertahan 4-7 hari. Sayangnya kabel daya isi ulangnya tidak menggunakan MicroUSB, melainkan konektor 4 pin yang hanya cocok dengan Sony SmartWatch. Tali jamnya sendiri terbuat dari karet lentur yg nyaman, namun kita bisa pakai tali jam ukuran 20 mm yang dijual di pasaran dengan memasangkan adaptor tali jam.

Kesimpulan
Buat yang penasaran dengan jam pintar Sony, silakan cek toko terdekat buat ngilangin rasa penasarannya. Sebagai jam pintar tampaknya Sony SmartWatch memang layak dimiliki. Fitur untuk membalas pesan yang terbatas dan terlalu sempitnya ruang sentuh menjadi sedikit kekurangannya. Namun entah mengapa, harga jual Sony SmartWatch di Indonesia termasuk tinggi. Dengan harga retail resmi di Amerika seharga USD 130, harusnya bisa dijual di Indonesia dengan harga sekitar IDR 1.200.000,-. Namun pada kenyataannya, harga retail resmi di Indonesia adalah IDR 1.999.000,- dengan mendapatkan bonus tali jam tambahan.


Sumber resmi:
Sony SmartWatch

Comments

Popular posts from this blog

Kartu Member

Modus Penipuan Pembeli Online

Body Art